SMKN1KERUAK.SCH.ID – (8 Juli 2025) — SMK Negeri 1 Keruak Kabupaten Lombok Timur kembali dipercaya oleh pemerintah untuk menerima siswa melalui Program Repatriasi Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) dari Malaysia. Pada tahun pelajaran 2025/2026 ini, sekolah menerima dua siswa baru yang berasal dari Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK), Sabah, Malaysia.
Kepala SMKN 1 Keruak, Royani Jauhari, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya karena sekolah yang dipimpinnya kembali dipercaya untuk melaksanakan program ini.
“Tentunya kami merasa bangga, masih dipercaya pemerintah dalam menjalankan program repatriasi ini. Melalui program ini, sekolah akan berupaya membantu siswa-siswi untuk terus meningkatkan semangat belajar dan beradaptasi dengan lingkungan baru,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (08/07).
Royani menjelaskan bahwa ini merupakan angkatan kedua dari Program Repatriasi ADEM yang dijalankan di SMKN 1 Keruak. Sebelumnya, sekolah telah menerima lima siswa pada angkatan pertama yang saat ini masih aktif mengikuti proses pembelajaran.
“Dua siswa yang datang tahun ini adalah Isnawati Binti Mukmin dan Nurul Hikmah. Keduanya mengambil jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan (APHP). Jadi total sekarang ada tujuh siswa repatriasi yang belajar di SMKN 1 Keruak,” jelasnya.
Semua siswa penerima program ADEM akan tinggal di asrama sekolah yang telah disediakan oleh SMKN 1 Keruak. Menurut Royani, kelima siswa angkatan pertama menunjukkan perkembangan yang positif — rajin, aktif, dan berprestasi di berbagai kegiatan sekolah.
“Harapan kami, setelah mereka lulus nanti bisa langsung bekerja atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi melalui Program ADik (Afirmasi Pendidikan Tinggi) yang merupakan lanjutan dari Kemendikbudristek,” tambahnya.
Royani juga menegaskan bahwa seluruh biaya pendidikan dan kebutuhan hidup siswa penerima Program ADEM telah sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah, sehingga siswa dapat fokus belajar dengan tenang.
“Semua biayanya sudah ditanggung oleh pemerintah, anak-anak tinggal belajar dan berprestasi saja,” ujarnya.
Program ADEM (Afirmasi Pendidikan Menengah) merupakan inisiatif dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang bertujuan untuk memberikan kesempatan belajar bagi anak-anak Indonesia yang orang tuanya bekerja di luar negeri, khususnya di Malaysia.
Program ini menjamin akses pendidikan yang bermutu, merata, dan terjangkau bagi anak-anak yang sebelumnya menempuh pendidikan di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK), agar mereka dapat melanjutkan pendidikan di Indonesia dengan dukungan fasilitas berupa tempat tinggal, kebutuhan sekolah, dan biaya hidup lainnya.
“Kami berharap melalui program ini, SMKN 1 Keruak dapat terus berkontribusi dalam mencerdaskan anak-anak bangsa di mana pun mereka berada, sekaligus memperkuat peran sekolah dalam mendukung kebijakan pendidikan nasional,” pungkas Royani.
📍 SMKN 1 Keruak – Membangun Generasi Unggul, Siap Kerja, dan Berdaya Saing Global.

